Showing posts with label Siswa. Show all posts
Showing posts with label Siswa. Show all posts

Sep 9, 2016

Daerah Dengan Kunjungan Ke Perpustakaan Tertinggi di Indonesia

gambar ilustrasi
 

Perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari gedung / bangunan atau gedung tersendiri yang berisi bukubuku koleksi, yang diatur dan disusun demikian rupa, sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca (Sutarno NS, 2006:11).
Perpustakaan adalah kumpulan atau bangunan fisik sebagai tempat buku dikumpulkan dan disusun menurut sistem tertentu atau keperluan pemakai (Lasa, 2007:12).
Secara lebih konkrit perpustakaan dapat dirumuskan sebagai suatu unit kerja dari sebuah lembaga pendidikan yang berupa tempat penyimpanan koleksi buku-buku pustaka untuk menunjang proses pendidikan. Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa perpustakaan adalah tempat untuk mengembangkan informasi dan pengetahuan yang dikelola oleh suatu lembaga pendidikan, sekaligus sebagai sarana edukatif untuk membantu memperlancar cakrawala pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar
Tingkat kunjungan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke perpustakaan tertinggi dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.
"Mengunjungi perpustakaan merupakan salah satu kegiatan mengisi waktu luang yang bersifat positif. Pengunjung perpustakaan biasanya memiliki tujuan tertentu, misalnya untuk mendapatkan pengetahuan yang dicari atau hanya sekedar membaca," kata Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sairi saat dihubungi Antara dari Yogyakarta, Jumat.
Bahkan, kata dia, secara sengaja mayoritas masyarakat DIY meluangkan waktu untuk pergi ke perpustakaan.
"Itu salah satu bukti, DIY disebut Kota Pelajar di Indonesia," ucap dia.
Hingga saat ini, lanjut Sairi, pemerintah masih menganggap perpustakaan tempat yang berfungsi menyebarkan pengetahuan dan membantu masyarakat memperoleh dan menambah pengetahuan.
"Masyarakat yang masih terus berkunjung ke perpustakaan untuk belajar dan mencari pengetahuan, perlu diapresiasi di tengah persaingan perpustakaan dengan sumber-sumber pengetahuan lainnya, seperti perpustakaan digital," terang dia.
Data BPS mencatat, secara total persentase masyarakat berusia lima hingga 44 tahun yang paling banyak mengunjungi perpustakaan adalah Provinsi Bali sebesar 75,62 persen.
Berikutnya, kata dia, posisi kedua dan ketiga ditempati Provinsi DIY sebesar 74,67 persen dan Gorontalo sebesar 68,41. Persentase ini terdiri dari lima kategori.
Pertama, masyarakat tidak bersekolah yang mengunjungi perpustakaan pada posisi tiga besar ditempati oleh DIY sebesar 4,10 persen. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Provinsi Kalimantan Timur (3,12 persen) dan Gorontalo (2,67 persen).
Kedua, masyarakat dengan jenjang SD yang mengunjungi perpustakaan pada posisi 3 besar ditempati oleh DIY (71,92 persen). Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Kepulauan Bangka Belitung (49,02 persen) dan Bali (46,22).
Ketiga, masyarakat dengan jenjang SMP yang mengunjungi perpustakaan pada posisi tiga besar ditempati oleh DIY (82,95 persen). Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Bali 64,54 persen, dan Kepulauan Bangka Belitung 62,59 persen.
Keempat, pelajar dengan jenjang SMU/Kejuruan yang mengunjungi perpustakaan paling banyak adalah Kalimantan Selatan 61,76 persen. Posisi kedua dan ketiga adalah Bengkulu (59,67 persen) dan Kalimantan Utara (58,31 persen). Sementara DIY menempati posisi kedelapan sebesar 52,47 persen.
Kelima, mahasiswa yang paling banyak mengunjungi perpustakaan berasal dari Bali (75,62 persen), diikuti oleh DIY (74,67 persen), dan Gorontalo (68,41 persen).
Semoga bermanfaat ya sobat semua, dan menambah pengetahuan kita....
Read More

Sep 8, 2016

WACANA SABTU SEBGAI HARI LIBUR NASIONAL


Selamat Pagi rekan - rekan dan sobat sekalian, berita seputar sekolah lima hari masih menjadi perbincangan publik saat ini, pasanya pro dan kontra atas rencana Kemendikbud ini masih terus mewarnai dunia pendidikan tanah air. Banyak yang mendukung dan bahkan tak jarang juga yang tidak setuju kebijakan ini dijalankan.

Menteri Muhadjir beralasan, libur hari Sabtu dan Minggu dapat memberi kesempatan kepada siswa yang ingin menikmati waktu berkumpul bersama keluarga. Sekaligus juga bisa menjadi ajang siswa mengembangkan bakat minat mereka dengan bergabung dalam organisasi. Wacana terkait libur hari Sabtu dan Minggu, merupakan bagian dari rencana penerapan sekolah dengan pendidikan karakter. kata Menteri Muhadjir.



Mantan rektor UMM itu juga menjelaskan, materi akan dimanfaatkan di hari Senin sampai Jumat, sehingga Sabtu dan Minggu bisa dimanfaatkan untuk aktivitas lainnya. Bahkan juga bisa digunakan untuk refreshing keluarga, dengan memanfaatkan libur dua hari.

“Pendidikan karakter tidak membuat siswa belajar seharian. Ada jam untuk melaksanakan kegiatan menyenangkan, seperti pengembangan minat dan bakat, mengaji atau membaca buku fiksi,”jelasnya.

Menteri Muhadjir juga menjelaskan, aktivitas menyenangkan itu tergantung dari konsep yang digagas masing-masing sekolah

Waktu anak-anak untuk berkumpul bersama keluarga bakal semakin panjang. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menuntaskan kajian libur sekolah nasional yang baru. Pemerintah bakal menetapkan Sabtu sebagai libur sekolah nasional.

Selama ini sudah banyak pemerintah daerah (pemda) yang menetapkan lama bersekolah Senin-Jumat. Tetapi, masih ada pemda yang menetapkan durasi sekolahnya mulai Senin sampai Sabtu 
Bahkan, ada pemda yang menetapkan setiap Sabtu siswa masuk ke sekolah. Namun, diisi kegiatan ekstrakurikuler sesuai bakat dan minat siswa.
Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, keputusan Sabtu sebagai hari libur pendidikan nasional segera dikeluarkan. Dengan keputusan itu, seluruh daerah bakal kompak meliburkan siswa setiap Sabtu dan Minggu. 
"Saat ini masih finalisasi. Kami kaji aspek hukumnya," kata Muhadjir setelah menjadi pembicara kunci dialog pendidikan di kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kemarin (8/9). Menurut dia, keputusan menjadikan Sabtu sebagai hari libur sekolah nasional juga menunggu restu presiden.
Dengan ditetapkannya Sabtu sebagai hari libur nasional, lanjut dia, ada konsekuensi penambahan jam pada Senin-Jumat. Beban belajar anak-anak pun tidak tereduksi. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler dan mengasah minat serta bakat di tempatkan sepanjang Senin sampai Jumat.


Menurut mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu, banyak sekali manfaatnya bila Sabtu ditetapkan sebagai hari libur sekolah nasional. Di antaranya, anak-anak jadi memiliki waktu yang lebih dengan keluarganya. Kemudian, keluarga memiliki banyak waktu untuk berekreasi atau wisata. 
"Faktor wisata keluarga ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat," kata dia. Muhadjir belum bisa memastikan kapan regulasi Sabtu sebagai libur sekolah nasional itu keluar. Momentum paling pas menerapkan kebijakan itu adalah awal tahun pelajaran baru 2017-2018 pertengahan tahun depan. 


Read More

Sep 5, 2016

KEMDIKBUD DIMINTA UNTUK TIDAK PAKSAKAN SEKOLAH TERAPKAN FULL DAY SCHOOL



Salam sejahtera Rekan-rekan dan sobat sekalian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diminta tidak memaksakan gagasan full day school untuk SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.
Sebab tidak semua sekolah memiliki kesiapan yang sama untuk menerapkan bersekolah sehari penuh (full day school).
Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih‎ mengaku pada dasarnya setuju dengan gagasan Mendikbud yang bertujuan agar siswa SD dan SMP bersekolah lebih lama.  "(Full day school) Memperkecil dampak negatif budaya negatif yang berkembang di luar dunia pendidikan," tutur Faqih.
Kendati demikian, kata dia, penerapan sistem itu bisa berjalan jika hambatan-hambatan yang dihadapi sekolah sudah diatasi. Dengan demikian, kata dia, kebijakan tersebut dapat juga memberikan kebaikan atau apresiasi kepada guru-guru yang kreatif, inovatif, dan berprestasi.
"Karena kalau tidak, sekolah akan membosankan bagi siswa dan guru itu sendiri," ujar Faqih.
Tidak hanya itu, kata dia, sarana prasarana edukasi juga harus segera dilengkapi sesuai tuntutan kurikulum. "Bila dua syarat itu belum dipenuhi untuk sekolah, berarti untuk melaksanakan sistem full day school ini perlu dipilih sekolah yang sudah disiap lebih dulu, jangan paksakan semua sekolah harus menerapkannya," tutur Faqih
Sementara itu komisi X DPR meminta gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tentang sekolah sepanjang hari (full day school) untuk SD dan SMP negeri maupun swasta dikaji mendalam. Salah satu yang perlu dikaji mendalam adalah aktivitas yang dilakukan dalam full day school itu.
"Kemudian, apa yang disiapkan kalau sekolah sampai jam 17.00 WIB,"
Selain itu, kata dia, komunikasi dengan orangtua murid harus intens. Karena, lanjut dia, ada murid yang ikut membantu perekonomian keluarga masing-masing setelah pulang sekolah selama ini. Seperti contoh menjaga barang dagangan orangtuanya atau ikut berjualan.
‎"Sudah dihitung belum konsekuensi logis. Kalau belum akan mendapatkan ekses. Saya minta itu yang dilakukan," tutur politikus Partai Golkar ini.
Dirinya pun mempersilakan jika Mendikbud Muhadjir Effendy ‎ingin melakukan konsultasi mengenai gagasan full day school ke DPR. Kendati demikian, dia mengaku menyambut baik gagasan Muhadjir Effendy itu.


"Komunikasi dengan orangtua murid perlu, psikologi kan. Itu kan sampai jam 17.00 WIB bagaimana sampai anak jangan cepat letih, bagaimana makan siang anak-anak," ucapnya.
Jadi bagaimana menurut rekan-rekan sekalian sudah pantaskah kita menerapkan full day school di Negeri tercinta kita ini? Kasihanilah para Guru dan Siswa, toh semua kebijakan Pemerintah, mereka jugalah yang akan menerapkannya. 
Demikian dan semoga saja bermanfaat...

Sumber : Sindonews.com
Read More

Sep 3, 2016

TAHUN 2017 GURU DAN SISWA MISKIN AKAN BANJIR RUPIAH

Salam sejahtera rekan-rekan sekalian, pada postingan saya kali ini saya akan memberikan sedikit informasi yang saya lansir dari laman jpnn.com, semoga saja bisa memberikan angin segar bagi kita semua, dan admin sendiri yang sebagai Guru di daerah terpencil sangat berharap semoga saja ini bukan sekedar wacana belaka.


Langsung saja pada informasinya, mulai tahun 2017 mendatang, guru dan siswa miskin bakal banjir Rupiah. Hal ini menyusul dengan masuknya beberapa target dan sasaran pendidikan pada tahun 2017 yang di dominasi untuk kepentingan guru serta siswa miskin di seluruh tanah air.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 17,9 juta siswa yang tidak mampu. Selain itu juga, pemerintah akan membangun 210 unit sekolah baru dan 2.500 ruang kelas baru‎.
"Selain untuk KIP dan pembangunan sekolah‎ baru, kami juga akan merehabilitasi 41 ribu ruang kelas, merenovasi 294 sekolah, membangun 2.140 laboratorium atau ruang praktik, dan membangun 1.332 perpustakaan," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy, Jumat (2/9).
Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan peningkatan prasarana pendidikan di sekolah, merupakan salah satu target pendidikan pada tahun 2017 mendatang. Target dan sasaran lainnya adalah‎ membantu peningkatan kualifikasi kepada 14 ribu guru, dan memberikan insentif guru non-PNS kepada 116 ribu guru.
Selain itu juga memberikan tunjangan khusus kepada 24 ribu guru.
"Pemerintah‎ akan menyediakan 796 ribu guru pembelajar, 14 ribu bantuan peralatan pendidikan, melakukan sertifikasi kepada 100 ribu guru, memberikan bantuan keaksaraan kepada 96 ribu orang. Di samping merekrut 3.500 guru untuk ditempatkan di daerah terdepan," jelasnya.
Banyak juga ya Program Pemerintah untuk Guru dan Siswa serta sarana dan prasarana yang akan dibangun pada Tahun 2017 mendatang, semoga saja bisa terealisasi semuanya, Amin..... 
Demikian informasi yang saya sampaikan kali ini melalui blog saya ini, semoga saja dapat bermanfaat bagi kita semua,,....

jangan lupa di share ya !!!.....
Read More